Penolakan Kasar dari Taksi Express dengan Nomor Mobil ESA 9400





Dear Customer Service Taksi Express,

Saya ingin mengajukan komplain, atas perlakuan sopir taxi Anda, kronologisnya sebagai berikut:

Pada hari Senin (3 Februari 2013, pukul 09:30 WIB), saya hendak menggunakan Taksi Express dari Stasiun Kereta Api Pasar Senen menuju kantor saya di daerah Thamrin Office Park.

Begitu saya memberhentikan Taksi Express dengan nomor mobil ESA 9400, taxi tersebut berhenti. Namun, saya sangat kaget dan kecewa begitu membuka pintu dan hendak masuk ke dalam taxi tersebut, sang sopir melarang saya untuk masuk ke dalam taxi dan dengan nada ketus ia bertanya "Tujuannya mau kemana?". Lalu saya menjawab "Mau ke daerah Thamrin City / Thamrin Office Park". 

Kemudian sopir Taksi Express dengan nomor mobil ESA 9400 tersebut tidak mau mengantarkan saya. Padahal menurut saya, jarak antara Stasiun Kereta Api Pasar Senen menuju Thamrin Office Park jaraknya lumayan jauh, bahkan dari sisi argo biasanya saya membayar taxi dengan tarif Rp 45.000 - Rp 50.000 (karena saya rutin menggunakan taxi dengan rute tersebut).

So, kepada Perusahaan Taksi Express saya mohon untuk memberikan teguran kepada sopir dengan nomor kendaraan ESA 9400 dan memperbaiki pelayanan terhadap konsumen, karena dimata saya selama ini Taksi Express cukup memberikan pelayanan yang baik, jangan sampai berbagai kejadian yang membuat penumpang tidak nyaman yang dilakukan oleh oknum sopir membuat citra Taksi Express menjadi buruk di mata konsumen.

Terima kasih

Wahyu
0856910691** (Nomor telepon bisa didapatkan melalui admin blog ini)
More aboutPenolakan Kasar dari Taksi Express dengan Nomor Mobil ESA 9400

Kirmkan Komplain dan Tanggapan Komplain Anda Disini!

Komplain dan tanggapan komplain bisa dikirimkan melalui email:

blogsuarakonsumen@gmail.com



# Ketentuan Mengirimkan Komplain:

  • Redaksi Suara Konsumen Indonesia menerima komplain, kritik, saran, pengaduan terhadap produk atau jasa yang diberikan oleh produsen, pihak swasta, instansi pemerintah, sekolah, universitas dan lain sebagainya. Isi komplain menjadi tanggungjawab pengirim.
  • Redaksi berhak untuk tidak menampilkan surat pembaca jika dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Pembaca diharapkan menuliskan komplain dalam bahasa yang santun dan mudah dipahami. 
  • Komplain harus dilengkapi bukti atau fakta, seperti foto atau bukti-bukti pendukung lainnya.
  • Redaksi hanya akan menayangkan komplain yang disertai identitas lengkap, sebagai berikut:

-  Nama Lengkap:
-  Email:
- No telp: (Untuk menjaga privasi dan keamanan, dua angka terakhir akan kami samarkan, contoh: 0817637856xx)



# Ketentuan Mengirim Tanggapan Komplain:

  • Redaksi Suara Konsumen Indonesia menerima tanggapan, sanggahan, penjelasan, atau jawaban terhadap komplain yang dikirimkan konsumen.
  • Tanggapan yang ditayangkan hanya yang berasal dari instansi, perusahaan, atau pihak yang terkait dengan komplain dari konsumen.


More aboutKirmkan Komplain dan Tanggapan Komplain Anda Disini!

Tentang Blog Suara Konsumen Indonesia

Tentang Blog Suara Konsumen Indonesia

Blog Suara Konsumen Indonesia

Suara Konsumen Indonesia adalah sebuah blog yang dibangun dalam rangka melayani kepentingan publik (public service obligation). Blog Suara Konsumen Indonesia merupakan ruang bagi masyarakat untuk menginformasi kepada publik tentang keluhan atau komplain atas buruknya kualitas produk atau pelayanan dari produsen, pemerintah, swasta dan lain sebagainya.

Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), masyarakat sebagai konsumen berhak untuk menyampaikan keluhannya kepada pelaku usaha. Sepanjang keluhan konsumen tersebut didukung oleh bukti dan fakta yang kuat yang, konsumen juga dapat menyampaikan keluhan atau komplain tersebut kepada media. Pihak yang menerima komplain juga berhak memberikan jawaban atau tanggapan atas komplain tersebut.

Sebelum Anda mengirim komplain, ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal penting dibawah ini:
  • Disarankan, Konsumen terlebih dahulu menyampaikan keluhan langsung pada produsen.
  • Jika produsen tidak menanggapi komplain Anda, barulah Anda mengirimkan komplain melalui Blog Suara Konsumen Indonesia dan media-media lainnya. Terlebih, jika komplain Anda menyangkut kepentingan publik.
  • Gunakan bahasa yang positif, konstruktif dan tidak menghakimi
  • Konsumen harus memiliki data dan bukti yang kuat

Semoga Blog Suara Konsumen Indonesia dapat menjadi media informasi dan komunikasi antara konsumen dan produsen.


Salam Hangat

-Editorial Blog Suara Konsumen Indonesia-
More aboutTentang Blog Suara Konsumen Indonesia